Piramida Giza: Sejarah dan Fakta Temuan Terbaru


Foto piramida giza dari sisi timur dengan langit biru dan awan putih
Piramida Giza dari sisi timur, sebuah pemandangan yang menakjubkan dan mengagumkan. #piramidagiza #egypt #wonderoftheworld
Piramida Giza: Sejarah dan Fakta Temuan Terbaru

Piramida Giza adalah salah satu keajaiban dunia kuno yang masih berdiri hingga saat ini. Piramida Mesir ini terletak di dataran tinggi Giza, Mesir, dan dibangun sekitar 4500 tahun yang lalu oleh bangsa Mesir kuno. Piramida Giza terdiri dari tiga piramida utama, yaitu Piramida Khufu, Piramida Khafre, dan Piramida Menkaure, serta beberapa piramida kecil dan struktur lainnya.

Piramida Giza merupakan salah satu situs arkeologi yang paling menarik dan misterius di dunia. Banyak peneliti, sejarawan, dan penggemar piramida yang mencoba mengungkap rahasia di balik pembangunan, penggunaan, dan penemuan Piramida Giza. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah, arsitektur, wisata, dan mitos yang berkaitan dengan Piramida Giza, serta fakta temuan terbaru yang menggemparkan dunia.

Sejarah Piramida Giza

Piramida Giza dibangun pada periode Dinasti Keempat Mesir kuno, sekitar 2575-2150 SM. Piramida ini merupakan makam bagi para raja atau firaun dan keluarganya, yang dianggap sebagai dewa oleh bangsa Mesir kuno. Piramida ini juga merupakan simbol kekuasaan, kekayaan, dan keabadian bagi para firaun.

Piramida Giza dibangun dengan menggunakan jutaan batu kapur dan granit yang dipotong, diangkut, dan disusun dengan cara yang sangat presisi dan cermat. Para pekerja yang membangun piramida ini berasal dari seluruh Mesir, dan bekerja secara sukarela atau diwajibkan oleh pemerintah. Para pekerja ini mendapatkan upah berupa makanan, pakaian, dan perawatan kesehatan.

Piramida Giza memiliki tiga piramida utama, yaitu:

Piramida Khufu, yang merupakan piramida terbesar dan tertua di Giza. Piramida ini dibangun oleh Firaun Khufu, yang juga dikenal sebagai Cheops. Piramida ini memiliki tinggi asli sekitar 146,5 meter dan panjang sisi alas sekitar 230,4 meter. Piramida ini memiliki ruang dalam yang terdiri dari tiga kamar, yaitu kamar raja, kamar ratu, dan kamar bawah tanah. Piramida ini juga memiliki lorong yang menuju ke luar piramida, yang disebut sebagai saluran udara. Piramida ini diperkirakan membutuhkan sekitar 2,3 juta batu kapur dan granit untuk dibangun, dengan berat rata-rata sekitar 2,5 ton per batu.

Piramida Khafre, yang merupakan piramida kedua terbesar di Giza. Piramida ini dibangun oleh Firaun Khafre, yang juga dikenal sebagai Chephren. Piramida ini memiliki tinggi asli sekitar 143,5 meter dan panjang sisi alas sekitar 215,3 meter. Piramida ini memiliki ruang dalam yang terdiri dari dua kamar, yaitu kamar raja dan kamar bawah tanah. Piramida ini juga memiliki lorong yang menuju ke luar piramida, yang disebut sebagai saluran udara. Piramida ini diperkirakan membutuhkan sekitar 2,1 juta batu kapur dan granit untuk dibangun, dengan berat rata-rata sekitar 2,5 ton per batu. Piramida ini masih memiliki bagian puncak yang tertutup oleh batu kapur putih, yang disebut sebagai piramidion.

Piramida Menkaure, yang merupakan piramida ketiga terbesar di Giza. Piramida ini dibangun oleh Firaun Menkaure, yang juga dikenal sebagai Mykerinos. Piramida ini memiliki tinggi asli sekitar 65,5 meter dan panjang sisi alas sekitar 108,5 meter. Piramida ini memiliki ruang dalam yang terdiri dari tiga kamar, yaitu kamar raja, kamar ratu, dan kamar bawah tanah. Piramida ini juga memiliki lorong yang menuju ke luar piramida, yang disebut sebagai saluran udara. Piramida ini diperkirakan membutuhkan sekitar 200 ribu batu kapur dan granit untuk dibangun, dengan berat rata-rata sekitar 1,5 ton per batu. Piramida ini memiliki bagian bawah yang tertutup oleh batu granit merah, yang memberikan kontras dengan batu kapur putih di bagian atas.


Selain tiga piramida utama, Piramida Giza juga memiliki beberapa piramida kecil dan struktur lainnya, seperti:

Piramida satelit, yang merupakan piramida kecil yang dibangun di sekitar piramida utama, sebagai makam bagi para ratu, putra, atau pejabat tinggi. Piramida satelit biasanya memiliki tinggi sekitar 10-20 meter dan panjang sisi alas sekitar 20-40 meter. Piramida satelit juga memiliki ruang dalam yang terdiri dari satu atau dua kamar, serta lorong yang menuju ke luar piramida.

Mastaba, yang merupakan bangunan persegi panjang yang dibangun di sekitar piramida, sebagai makam bagi para bangsawan, imam, atau pekerja. Mastaba biasanya memiliki tinggi sekitar 3-10 meter dan panjang sekitar 10-50 meter. Mastaba juga memiliki ruang dalam yang terdiri dari satu atau beberapa kamar, serta lorong yang menuju ke luar mastaba. Mastaba sering dihiasi dengan relief, lukisan, atau patung yang menggambarkan kehidupan dan kepercayaan pemiliknya.

Kuil lembah, yang merupakan bangunan yang dibangun di dekat sungai Nil, sebagai tempat untuk melakukan upacara pemakaman. Kuil lembah biasanya memiliki bentuk persegi panjang atau T, dengan halaman, ruang, dan kapel. Kuil lembah juga dihubungkan dengan piramida melalui jalan prosesi, yang disebut sebagai jalan sfing.

Sphinx, yang merupakan patung besar yang menggabungkan tubuh singa dan kepala manusia, yang melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan. Sfing terbesar dan terkenal di Giza adalah Sfing Khafre, yang dibangun oleh Firaun Khafre, yang juga dikenal sebagai Chephren. Sfing ini memiliki panjang sekitar 73 meter, tinggi sekitar 20 meter, dan lebar sekitar 19 meter. Sfing ini menghadap ke timur, ke arah matahari terbit, dan dianggap sebagai penjaga Piramida Giza.


Piramida Giza telah mengalami banyak perubahan sepanjang sejarah. Beberapa perubahan yang terjadi adalah:

Pencurian dan pengrusakan, yang dilakukan oleh para penjarah, penakluk, atau penduduk setempat, yang mencuri atau merusak batu, barang, atau jenazah yang ada di dalam piramida. Pencurian dan pengrusakan ini menyebabkan hilangnya banyak informasi dan benda berharga yang berkaitan dengan Piramida Giza.

Restorasi dan konservasi, yang dilakukan oleh para ilmuwan, pemerintah, atau organisasi, yang berusaha untuk memperbaiki atau menjaga kondisi Piramida Giza. Restorasi dan konservasi ini bertujuan untuk mengembalikan atau mempertahankan keaslian dan keindahan Piramida Giza, serta melindunginya dari kerusakan lebih lanjut.

Penelitian dan penemuan, yang dilakukan oleh para peneliti, sejarawan, atau penggemar piramida, yang berusaha untuk mengungkap rahasia dan misteri yang ada di dalam atau di sekitar Piramida Giza. Penelitian dan penemuan, yang dilakukan oleh para peneliti, sejarawan, atau penggemar piramida, yang berusaha untuk mengungkap rahasia dan misteri yang ada di dalam atau di sekitar Piramida Giza. Penelitian dan penemuan ini menggunakan berbagai metode dan teknologi, seperti eksplorasi, pengukuran, pemindaian, atau pengambilan sampel. Penelitian dan penemuan ini sering menghasilkan fakta atau temuan baru yang mengejutkan atau menantang pandangan sebelumnya tentang Piramida Giza.


Arsitektur Piramida Giza

Piramida Giza memiliki arsitektur yang sangat canggih dan mengagumkan, yang menunjukkan kemampuan dan kecerdasan bangsa Mesir kuno dalam bidang matematika dan geometri. Piramida Giza memiliki desain, ukuran, dan posisi yang sangat presisi dan harmonis, yang sering dikaitkan dengan konsep-konsep matematika seperti golden ratio, pi, dan teorema Pythagoras.

Golden ratio adalah rasio yang memiliki sifat unik, yaitu jika sebuah garis dibagi menjadi dua bagian sehingga rasio antara panjang garis keseluruhan dan bagian yang lebih panjang sama dengan rasio antara bagian yang lebih panjang dan bagian yang lebih pendek, maka rasio tersebut adalah golden ratio. Golden ratio memiliki nilai sekitar 1,618 dan sering disimbolkan dengan huruf Yunani phi (Φ). Golden ratio sering muncul dalam alam, seni, arsitektur, dan desain, karena dianggap memiliki proporsi yang harmonis dan estetis.

Beberapa peneliti dan penggemar piramida berpendapat bahwa Piramida Giza dibangun dengan menggunakan golden ratio dalam beberapa aspek, seperti ukuran, bentuk, dan posisi piramida. 


Berikut adalah beberapa bukti yang diklaim menunjukkan hubungan antara Piramida Giza dan golden ratio:

Piramida Khufu, yang merupakan piramida terbesar dan tertua di Giza, memiliki proporsi yang sangat dekat dengan piramida berdasarkan golden ratio. Piramida berdasarkan golden ratio adalah piramida yang memiliki alas berbentuk persegi dengan panjang sisi 2 dan tinggi akar dari phi, yaitu sekitar 1,272. Rasio antara tinggi dan panjang sisi alas piramida ini adalah 0,636, yang merupakan kebalikan dari phi. Menurut Wikipedia, Piramida Khufu memiliki panjang sisi alas sekitar 230,4 meter dan tinggi asli sekitar 146,5 meter. Rasio antara tinggi dan panjang sisi alas piramida ini juga sekitar 0,636, yang menunjukkan bahwa piramida ini memiliki proporsi yang sama dengan piramida berdasarkan golden ratio, setidaknya hingga tiga angka desimal.

Piramida Khufu juga memiliki hubungan dengan pi, yaitu rasio antara keliling dan diameter lingkaran. Jika dibuat sebuah lingkaran dengan keliling yang sama dengan keliling alas piramida, maka diameter lingkaran tersebut akan sama dengan tinggi piramida. Hal ini menunjukkan bahwa piramida ini dibangun dengan menggunakan konsep geometri lingkaran.

Piramida Khafre dan Piramida Menkaure, yang merupakan piramida kedua dan ketiga terbesar di Giza, memiliki posisi yang membentuk persegi panjang emas, yaitu persegi panjang yang memiliki rasio antara panjang dan lebar yang sama dengan golden ratio. Jika diambil titik puncak dari kedua piramida ini, maka dapat dibuat sebuah persegi panjang emas dengan panjang sekitar 440 meter dan lebar sekitar 272 meter. Rasio antara panjang dan lebar persegi panjang ini adalah sekitar 1,618, yang merupakan nilai dari golden ratio.

Piramida Khufu dan Piramida Menkaure juga memiliki posisi yang membentuk persegi panjang emas, dengan panjang sekitar 440 meter dan lebar sekitar 272 meter. Rasio antara panjang dan lebar persegi panjang ini juga sekitar 1,618.

Rasio antara panjang sisi alas Piramida Khufu dan Piramida Khafre adalah sekitar 1,610, yang juga mendekati nilai dari golden ratio.


Meskipun ada beberapa bukti yang menunjukkan hubungan antara Piramida Giza dan golden ratio, tidak semua ilmuwan dan sejarawan sepakat dengan klaim ini. 

Beberapa alasan yang dikemukakan untuk menolak klaim ini adalah:

Tidak ada bukti sejarah tertulis yang menunjukkan bahwa bangsa Mesir kuno memiliki pengetahuan tentang golden ratio. Golden ratio baru ditemukan oleh matematikawan Yunani kuno, seperti Euclid dan Pythagoras, yang hidup beberapa abad setelah pembangunan Piramida Giza.

Beberapa perbedaan antara ukuran piramida yang sebenarnya dan piramida berdasarkan golden ratio dapat disebabkan oleh kesalahan pengukuran, kerusakan, atau variasi alami. Selain itu, piramida yang sebenarnya memiliki bentuk yang lebih kompleks daripada piramida ideal, seperti adanya ruang dalam, lorong, kamar, dan sudut yang tidak tepat.

Hubungan antara posisi piramida dan persegi panjang emas dapat dianggap sebagai kebetulan atau hasil dari pilihan estetik, bukan karena adanya niat untuk menggunakan golden ratio. Persegi panjang emas juga dapat dibuat dengan menggunakan titik-titik lain di situs piramida, seperti sudut-sudut piramida atau titik-titik tengah sisi piramida.

Dengan demikian, hubungan antara Piramida Giza dan golden ratio masih menjadi topik yang kontroversial dan menarik untuk diteliti lebih lanjut. Apakah Piramida Giza benar-benar dibangun dengan menggunakan golden ratio, atau apakah ini hanya sebuah ilusi matematika? Jawaban dari pertanyaan ini mungkin tidak pernah diketahui dengan pasti, tetapi yang jelas adalah bahwa Piramida Giza tetap menjadi salah satu karya arsitektur yang paling mengagumkan dan misterius di dunia.


Wisata Piramida Giza

Piramida Giza adalah salah satu destinasi wisata yang paling populer dan terkenal di dunia. Jutaan orang dari berbagai negara dan latar belakang datang ke Piramida Giza untuk melihat dan mengagumi keajaiban dunia kuno ini. Piramida Giza menawarkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan, yang menggabungkan antara sejarah, budaya, dan petualangan.

Untuk mengunjungi Piramida Giza, Anda membutuhkan beberapa hal, seperti:

Tiket: Anda membutuhkan tiket masuk untuk dapat memasuki situs Piramida Giza. Tiket ini dapat dibeli di loket tiket yang terletak di dekat pintu masuk situs. Harga tiket bervariasi tergantung pada jenis dan jumlah kunjungan yang Anda inginkan. Menurut situs resmi Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, harga tiket untuk tahun 2021 adalah sebagai berikut:

o Tiket masuk situs Piramida Giza: 200 pound Mesir (sekitar 12,7 dolar AS) untuk dewasa, 100 pound Mesir (sekitar 6,4 dolar AS) untuk pelajar.

o Tiket masuk Piramida Khufu: 400 pound Mesir (sekitar 25,4 dolar AS) untuk dewasa, 200 pound Mesir (sekitar 12,7 dolar AS) untuk pelajar.

o Tiket masuk Piramida Khafre: 100 pound Mesir (sekitar 6,4 dolar AS) untuk dewasa, 50 pound Mesir (sekitar 3,2 dolar AS) untuk pelajar.

o Tiket masuk Piramida Menkaure: 100 pound Mesir (sekitar 6,4 dolar AS) untuk dewasa, 50 pound Mesir (sekitar 3,2 dolar AS) untuk pelajar.

o Tiket masuk Museum Kapal Solar: 100 pound Mesir (sekitar 6,4 dolar AS) untuk dewasa, 50 pound Mesir (sekitar 3,2 dolar AS) untuk pelajar.

Museum Kapal Solar adalah museum yang berisi kapal kayu yang ditemukan di dekat Piramida Khufu. Kapal ini diyakini digunakan oleh Firaun Khufu untuk perjalanan ritual atau pemakaman. Kapal ini memiliki panjang sekitar 43,6 meter dan lebar sekitar 5,9 meter. Kapal ini dipamerkan dalam kondisi asli dan utuh, dengan detail dan kerajinan yang luar biasa.

Tiket masuk Sfing Khafre: 100 pound Mesir (sekitar 6,4 dolar AS) untuk dewasa, 50 pound Mesir (sekitar 3,2 dolar AS) untuk pelajar.

Sfing Khafre adalah patung besar yang menggabungkan tubuh singa dan kepala manusia, yang melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan. Sfing ini dibangun oleh Firaun Khafre, yang juga dikenal sebagai Chephren. Sfing ini memiliki panjang sekitar 73 meter, tinggi sekitar 20 meter, dan lebar sekitar 19 meter. Sfing ini menghadap ke timur, ke arah matahari terbit, dan dianggap sebagai penjaga Piramida Giza.

Anda dapat membeli tiket secara online melalui situs resmi Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, atau melalui agen perjalanan yang terpercaya. Anda juga dapat membeli tiket di lokasi, tetapi Anda harus datang lebih awal untuk menghindari antrean yang panjang. Anda juga harus membawa paspor atau kartu identitas yang berlaku untuk membeli tiket.

Panduan: Anda dapat mengunjungi Piramida Giza dengan atau tanpa panduan. Jika Anda ingin mengunjungi Piramida Giza tanpa panduan, Anda dapat menjelajahi situs ini dengan bebas, tetapi Anda harus mengikuti aturan dan tanda yang ada. Anda juga harus berhati-hati dengan para penjual, pengemis, atau penipu yang mungkin mengganggu atau menipu Anda. Jika Anda ingin mengunjungi Piramida Giza dengan panduan, Anda dapat menyewa panduan resmi yang berlisensi dan berpengalaman, yang dapat memberikan informasi dan penjelasan yang menarik dan akurat tentang Piramida Giza. Anda juga dapat bergabung dengan tur kelompok yang diselenggarakan oleh agen perjalanan yang terpercaya, yang dapat memberikan fasilitas dan layanan yang nyaman dan aman.

Aktivitas: Anda dapat melakukan berbagai aktivitas di Piramida Giza, seperti:

o Mengambil foto atau video: Anda dapat mengambil foto atau video di Piramida Giza, tetapi Anda harus menghormati tempat dan orang yang ada di sana. Anda tidak boleh mengambil foto atau video di dalam piramida, museum, atau kuil, kecuali Anda membayar biaya tambahan. Anda juga tidak boleh menggunakan flash, tripod, atau drone, karena dapat merusak atau mengganggu situs ini. Anda juga harus meminta izin sebelum mengambil foto atau video orang lain, terutama jika mereka adalah penduduk setempat atau pekerja.

o Naik unta atau kuda: Anda dapat naik unta atau kuda di sekitar Piramida Giza, yang dapat memberikan pengalaman yang berbeda dan menyenangkan. Anda dapat menyewa unta atau kuda dari para pemilik yang ada di dekat pintu masuk situs, atau melalui agen perjalanan yang terpercaya. Anda harus menegosiasikan harga sebelum naik, dan membayar setelah selesai. Anda juga harus memilih unta atau kuda yang sehat dan terawat, dan mengikuti instruksi dan arahan dari para pemilik atau pemandu.

o Menonton pertunjukan suara dan cahaya: Anda dapat menonton pertunjukan suara dan cahaya di Piramida Giza, yang dapat memberikan pengalaman yang spektakuler dan mengesankan. Pertunjukan ini menampilkan cerita dan sejarah tentang Piramida Giza, dengan menggunakan efek suara, cahaya, dan musik yang dramatis dan artistik. Pertunjukan ini berlangsung setiap malam, dengan durasi sekitar satu jam, dan tersedia dalam beberapa bahasa, seperti Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Arab, dan lainnya. Anda dapat membeli tiket untuk pertunjukan ini di loket tiket yang terletak di dekat pintu masuk situs, atau melalui agen perjalanan yang terpercaya.

Hotel: Anda dapat menginap di hotel yang berdekatan dengan Piramida Giza, yang dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi Anda. Beberapa hotel yang direkomendasikan adalah:

o Marriott Mena House Hotel: Hotel bintang lima yang berjarak sekitar 700 meter dari Piramida Giza. Hotel ini memiliki fasilitas dan layanan yang mewah dan berkualitas, seperti kamar yang luas dan elegan, restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional, kolam renang yang indah, spa yang menyegarkan, dan lainnya. Hotel ini juga memiliki pemandangan yang menakjubkan ke Piramida Giza, yang dapat Anda nikmati dari balkon atau jendela kamar Anda.

o Le Meridien Pyramids Hotel & Spa: Hotel bintang lima yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Piramida Giza. Hotel ini memiliki fasilitas dan layanan yang modern dan lengkap, seperti kamar yang nyaman dan bersih, restoran yang menawarkan berbagai pilihan menu, kolam renang yang besar dan menarik, spa yang relaksasi, dan lainnya. Hotel ini juga memiliki pemandangan yang luar biasa ke Piramida Giza, yang dapat Anda lihat dari teras atau atap hotel.

o Guardian Guest House: Hotel bintang tiga yang berjarak sekitar 300 meter dari Piramida Giza. Hotel ini memiliki fasilitas dan layanan yang sederhana dan ramah, seperti kamar yang cozy dan homey, restoran yang menyediakan makanan halal dan vegetarian, lounge yang cozy dan homey, dan lainnya. Hotel ini juga memiliki pemandangan yang spektakuler ke Piramida Giza, yang dapat Anda nikmati dari kamar atau balkon Anda.

Demikianlah informasi tentang wisata Piramida Giza. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam merencanakan kunjungan Anda ke Piramida Giza. Selamat berwisata! 🙌


FAQ: Piramida Giza: Sejarah dan Fakta Temuan Terbaru

Q: Apa itu piramida giza? A: Piramida giza adalah tiga piramida besar yang dibangun oleh bangsa Mesir kuno sekitar 4500 tahun yang lalu di dataran tinggi Giza, Mesir. Piramida giza adalah makam bagi tiga firaun dari dinasti keempat Mesir kuno, yaitu Khufu, Khafre, dan Menkaure. Piramida giza adalah salah satu keajaiban dunia kuno yang masih berdiri hingga saat ini.

Q: Siapa yang membangun piramida giza? A: Piramida giza dibangun oleh sekitar 20.000 pekerja yang berasal dari seluruh Mesir, yang bekerja secara sukarela atau diwajibkan oleh pemerintah. Para pekerja ini mendapatkan upah berupa makanan, pakaian, dan perawatan kesehatan. Para pekerja ini memotong, mengangkut, dan menyusun jutaan batu kapur dan granit dengan cara yang sangat presisi dan cermat.

Q: Bagaimana arsitektur piramida giza? A: Piramida giza memiliki arsitektur yang sangat canggih dan mengagumkan, yang menunjukkan kemampuan dan kecerdasan bangsa Mesir kuno dalam bidang matematika dan geometri. Piramida giza memiliki desain, ukuran, dan posisi yang sangat presisi dan harmonis, yang sering dikaitkan dengan konsep-konsep matematika seperti golden ratio, pi, dan teorema Pythagoras. Piramida giza juga memiliki ruang dalam yang terdiri dari kamar, lorong, dan saluran udara, yang memiliki fungsi dan makna tertentu.

Q: Apa yang ada di dalam piramida giza? A: Di dalam piramida giza, terdapat kamar-kamar yang berisi peti mati, mumi, barang-barang pribadi, dan persembahan untuk para firaun dan keluarganya. Namun, sebagian besar kamar-kamar ini telah dirampok atau dirusak oleh para penjarah, penakluk, atau penduduk setempat, sehingga banyak informasi dan benda berharga yang hilang atau hancur. Hanya sedikit kamar yang masih utuh dan belum terbuka, yang mungkin masih menyimpan rahasia dan misteri yang belum terungkap.

Q: Apa yang baru ditemukan tentang piramida giza? A: Piramida giza masih menjadi objek penelitian dan penemuan yang menarik dan misterius. Banyak peneliti, sejarawan, dan penggemar piramida yang mencoba mengungkap rahasia dan misteri yang ada di dalam atau di sekitar piramida giza. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa fakta atau temuan baru yang menggemparkan dunia antara lain adalah:

Adanya ruang kosong raksasa di dalam Piramida Khufu, yang ditemukan dengan menggunakan teknologi pemindaian partikel kosmik, yang disebut sebagai muon. Ruang kosong ini memiliki panjang sekitar 30 meter dan berada di atas kamar raja. Fungsi dan isi ruang kosong ini masih belum diketahui.

Adanya jejak tangan dan kaki manusia di dalam Piramida Menkaure, yang ditemukan dengan menggunakan teknologi pemindaian laser, yang disebut sebagai lidar. Jejak tangan dan kaki ini diduga berasal dari para pekerja yang membangun piramida, yang meninggalkan bekas di atas batu kapur yang masih basah. Jejak tangan dan kaki ini memberikan informasi tentang ukuran, postur, dan gerakan para pekerja.

Adanya bukti bahwa Piramida Khafre dibangun dengan menggunakan air, yang ditemukan dengan menggunakan teknologi pemindaian satelit, yang disebut sebagai sar. Bukti ini menunjukkan bahwa ada saluran air yang menghubungkan sungai Nil dengan situs piramida, yang digunakan untuk mengangkut batu-batu besar dengan menggunakan perahu. Saluran air ini juga digunakan untuk mengisi kolam-kolam di sekitar piramida, yang berfungsi sebagai cermin untuk mencerminkan cahaya matahari ke piramida.

Demikianlah FAQ yang saya buat. Semoga FAQ ini bermanfaat dan dapat menjawab pertanyaan Anda tentang piramida giza. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan ajukan di sini. Terima kasih. 😊


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url